WASPADAI MUNCULNYA KEMBALI PAHAM KOMUNISME

Anggota DPRD Tubaba dari Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten  Tulang Bawang Barat Githo, mengingatkan agar umat Islam mewaspadai kemungkinan munculnya kembali paham komunisme di Indonesia. "Meski secara kelembagaan sangat sulit munculnya kembali Partai Komunis Indonesia (PKI), tetapi penyebaran paham-paham dan atribut PKI harus diwaspadai. Karena bertentangan dengan sila pertama Pancasila, yaitu Ketuhanan yang maha Esa" ungkap Githo saat memberikan ceramah Ramadhan di masjid Baitussalam Lingkungan 1 kelurahan Dayamurni, kecamatan Tumijajar, Senin (6/6).

Menurut Githo, maraknya kembali simbol palu arit di beberapa daerah belakangan ini justru akan  mengingatkan umat Islam akan kekejaman PKI yang telah membantai para kiyai dan ulama di Jawa Timur beberapa tahun silam, bahkan  para kiyai dan ulama yang menjadi panutan hidup umat Islam dikubur hidup-hidup.

Di hadapan ratusan jamaah yang hadir, Githo menghimbau kepada masyarakat agar segera melaporkan kepada aparat TNI/POLRI apabila melihat simbol-simbol yang mengarah kepada paham komunisme. "Segera laporkan kepada aparat melalui Babinsa atau Bhabinkamtibmas terdekat, apabila Bapak /Ibu dan Saudara mendengar atau melihat penyebaran paham yang mengarah kepada paham komunisme di lingkungan kita. Karena perbuatan itu berpotensi meresahkan masyarakat."

Mengakhiri ceramahnya, Githo mengajak para jamaah untuk membentengi putra-putrinya dari ajaran yang bertentangan dengan syariat Islam, dengan memberikan  pemahaman terhadap aqidah Islam. Selain itu juga membekali mereka dengan menanamkan rasa kecintaan kepada bangsa dan negara. "Berikan pemahaman yang utuh tentang ajaran Islam yang sebenarnya. Juga penting diajarkan kepada mereka wawasan kebangsaan. Sehingga akan tertanam kepada mereka rasa cinta kepada bangsa dan negara." pungkas Githo yang juga pengurus Majelis Ulama (MUI ) kabupaten Tubaba.

WASPADAI MUNCULNYA KEMBALI PAHAM KOMUNISME WASPADAI MUNCULNYA KEMBALI PAHAM KOMUNISME Reviewed by PKS Tubaba on Juni 07, 2016 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.