Bantu Korban Banjir Bandung Selatan, PKS Bangun 5 Dapur Umum

Relawan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendirikan lima posko dapur umum untuk membantu korban banjir di Bandung Selatan, Jawa Barat. Akibat banjir yang menggenang menerjang pemukiman penduduk sejak Sabtu (12/3) lalu, ribuan warga terpaksa mengungsi.

Ketua DPD PKS Kabupaten Bandung Jajang Rohana mengatakan, pendirian dapur umum tersebut untuk memenuhi kebutuhan logistik warga yang terpaksa mengungsi karena banjir. Ketinggian air akibat luapan sungai Citarum tersebut hingga mencapai atap rumah-rumah warga.

"Paling utama kita punya dapur umum untuk membantu logistik pengungsi. Kalau evakuasi basah-basahan kami punya tim P2B yang terlatih," ujar Jajang saat dihubungi di daerah evakuasi warga korban Banjir di daerah Bandung Selatan, Bandung, Senin (14/3/2016).

Jajang menuturkan, PKS Bandung Selatan menerjunkan Tim Pos Penanggulangan Bencana (P2B) yang terdiri dari sekitar 30 anggota untuk membantu warga. Sepak terjang tim ini di daerah Bandung Selatan bukan yang pertama kali. Menurutnya, kader-kader dan relawan PKS sudah cukup terlatih untuk membantu mengadvokasi warga akibat bencana.

"Banjir di sini sudah langganan kita membantu korban banjir sejak tahun 2000, jadi sudah terbiasa," imbuhnya.

Jajang juga mengatakan, kantor DPD PKS Bandung Selatan menjadi salah satu posko dapur umum karena lokasinya yang mudah diakses.

"Posko PKS semua terpusat di kantor DPD PKS, karena kebetulan dekat dengan lokasi banjir jadi lebih mudah " ujar Jajang.

Banjir yang merendam sekitar 16 kecamatan di Kabupaten Bandung Selatan saat ini merupakan yang terbesar dalam 10 tahun terakhir. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 2 orang tewas dan 24.000 warga terdampak. Ketinggian banjir bervariasi mulai dari 80 cm hingga 3 meter.

Keterangan foto: Relawan PKS Kabupaten Bandung
Bantu Korban Banjir Bandung Selatan, PKS Bangun 5 Dapur Umum Bantu Korban Banjir Bandung Selatan, PKS Bangun 5 Dapur Umum Reviewed by PKS Tubaba on Maret 14, 2016 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.