FPKS: RUU Perlindungan Nelayan Wujudkan Kesejahteraan Rakyat

Jakarta (17/2) – Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini menilai RUU Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan dan Petambak Garam yang masuk dalam Prioritas Prolegnas 2016, adalah hal yang strategis untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Demikian disampaikan Jazuli menjelang dimulainya acara Focus Group Discussion “Muwujudkan Kesejahteraan Rakyat Melalui RUU Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan dan Petambak Garam”, di Ruang Pleno Fraksi PKS DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/2).

“RUU tersebut sangatlah strategis guna memformulasikan kebijakan untuk melindungi, menguatkan, dan memberdayakan nelayan untuk peningkatan kesejahteraan mereka,” jelas Jazuli.

Diketahui, keberadaan moratorium izin kapal eks asing dan tindak tegas dari KKP pada masa Menteri Susi Pujiastuti terhadap praktik pencurian ikan, belum cukup untuk memperbaiki kesejahteraan nelayan skala kecil di Indonesia.

“Terbukti Nilai Tukar Nelayan (NTN) yang masih menjadi indikator kesejahteraan nelayan menunjukkan tren penurunan pada 6 bulan terakhir,” tambah Legislator PKS dari dapil Banten III ini.

Oleh karena itu, untuk mendapatkan masukan bagi pengayaan terhadap pembahasan RUU tersebut, dalam FGD ini Fraksi PKS mengundang beberapa narasumber, seperti Akmal Pasluddin (Anggota Komisi IV DPR RI FPKS), Narmoko Prasmadji (Dirjen Perikanan Tangkap KKP), Alan Koropitan (Pakar Kelautan dan Perikanan IPB), dan Riza Damanik (Ketua Umum KNTI).

Keterangan Foto: Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini
FPKS: RUU Perlindungan Nelayan Wujudkan Kesejahteraan Rakyat FPKS: RUU Perlindungan Nelayan Wujudkan Kesejahteraan Rakyat Reviewed by PKS Tubaba on Februari 17, 2016 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.