ALEG PKS TULANG BAWANG BARAT RESMIKAN RUMAH ASPIRASI
Anggota DPRD  Kabupaten Tulang Bawang Barat dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Githo,  meresmikan rumah aspirasi  masyarakat di Tiyuh Candramukti, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Jum'at (12/52017) yang merupakan daerah pemilihannya pada Pemilu tahun 2014 silam.

Hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh agama,  tokoh masyarakat, dan para pengurus DPC serta DPRa di wilayah Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Tampak hadir pula Ketua Bidang Humas DPD Wawan Herdianto dan Ketua Bidang Kesejahteraan Rakyat DPD Irawadi Sanjaya. Ketua DPD PKS Kuncoro Mulyono berhalangan hadir karena sedang melaksanakan ibadah umrah ke tanah suci Mekkah.
 
Menurut Githo,  anggota dewan memiliki fungsi yang  melekat kepada dirinya,  yaitu pembentukan Peraturan Daerah,  Penganggaran dan pengawasan. Ketiga fungsi tersebut dijalankan dalam kerangka representasi rakyat di daerah.  Kemudian,  dalam rangka melaksanakan fungsi tersebut anggota DPRD menjaring aspirasi masyarakat.
 
"Rumah aspirasi  yang saya dirikan ini bertujuan  untuk lebih mendekatkan diri saya dan PKS kepada masyarakat di daerah pemilihan 1 Kecamatan Tulang Bawang Tengah," kata Githo.
 
Lebih lanjut anggota Komisi Kesejahteraan Rakyat ini menjelaskan,  bahwa mekanisme penyampaian aspirasi  bisa datang langsung,  atau melalui surat dan layanan SMS/WA.
 
"Silakan Bapak dan Ibu serta Saudara sekalian sampaikan aspirasinya kepada saya,  untuk saya tindaklanjuti sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, " pungkas Githo. 
 
Sementara itu,  Ketua DPC PKS Tulang Bawang Tengah  Cecep Cahyadi menyambut baik berdirinya rumah aspirasi  di DPC yang menjadi tanggung jawabnya.  Cecep berharap  agar rumah aspirasi tersebut dapat menjadi wadah bagi masyarakat dalam menyalurkan aspiranya.
  
"Alhamdulillah syukur,  saya menyambut baik berdirinya rumah aspirasi ini. semoga dapat mempermudah masyarakat dalam menyalurkan aspirasinya kepada pak Githo selaku wakil rakyat dari PKS, " katanya. 
Selasai peresmian rumah aspirasi, kemudian dilanjutkan dengan pelantikan susulan bagi pengurus DPRa yang baru terbentuk.  Adapun pengurus DPRa yang dilantik adalah DPRa Panaragan, Penumangan,  Menggala Mas,  Bandar Dewa,  Penumangan Baru,  Candrakencana dan Candrajaya.
  
Kepada pengurus yang baru dilantik diberikan pembekalan dalam pengelolaan struktur  DPRa.  Selain itu juga dijelaskan tentang tata cara penggalangan KTA PKS.  Materi pembekalan disampaikan oleh Ketua Bidang Humas Wawan Herdianto, mewakili Ketua DPD PKS Kuncoro Mulyono.
MERIAHKAN MILAD KE-19, ALEG PKS DIRIKAN GRIYA BACA
Berbagai kegiatan dalam rangka menyambut dan memeriahkan Milad ke-19 Partai Keadilan Sejahtera (PKS), kader-kader partai dakwah ini mengisinya dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat di sekitarnya.

Seperti halnya yang dilakukan oleh anggota DPRD kabupaten Tulang Bawang Barat Githo, S.Pd.I., M.M, ini. Suami dari Siti Mubarokah dan ayah dari tiga orang anak ini mendirikan Griya Baca Al-Barokah di kediamannya Tiyuh Candramukti, Kecamatan Tulang Bawah Tengah. Kegiatan yang bertujuan untuk menumbuhkan minat baca masyarakat ini telah diresmikan pada Sabtu, (22/4/2017) dengan rangkaian acara Dialog Literasi dan donasi buku. Adapun tema dari dari kegiatan dialog ini adalah "Gerakan Literasi Membangun Generasi Cerdas dan Mandiri," dengan menghadirkan pemateri DR (Cand) Eni Amaliah, S.Ag., S.S., M.A, selaku Ketua Forum Literasi Lampung.
 
Menurut Githo, rumah baca Al- Barokah didirikan sebagai perwujudan dari tagline PKS Berkhidmat Untuk Rakyat, yang kegiatannya tidak hanya sekedar membaca dan menulis, serta peminjaman  buku saja, akan tetapi akan diramaikan juga dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat banyak.
 
"Selain sebagai tempat membaca bagi masyarakat Tiyuh Candramukti khususnya dan kecamatan Tulang Bawang Tengah pada umumnya, ke depan Griya Baca Al-Barokah akan diramaikan dengan berbagai kegiatan, di antaranya: bimbingan belajar gratis, peningkatan life skill, konsultasi keluarga, dan kegiatan sosial lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Ketua Bidang Kaderisasi DPD PKS Tulang Bawang Barat ini.
 
Ketua DPD PKS Tubaba Kuncoro Mulyono memberikan apresiasi kepada anggota dewan atas pendirian Griya Baca Al-Barokah di daerah pemilihannya, yaitu kecamatan Tulang Bawang Tengah. "Alhamdulillah, pada momentum Milad ke-19 ini telah berdiri Griya Baca di daerah pemilihan 1 kecamatan Tulang Bawang Tengah. Ini membuktikan bahwa wakil rakyat dari PKS tak pernah berhenti dalam berkhidmat untuk rakyat," katanya.
 
Lebih lanjut Kuncoro mengatakan, bahwa wakil rakyat dari PKS harus melaporkan kinerjanya kepada struktur partai secara berkala.  "Wakil rakyat dari PKS wajib melaporkan kinerjanya kepada struktur di masing-masing tingkatan. Selanjutnya akan dievaluasi sesuai dengan indikator kinerja yang telah ditetapkan, baik terkait fungsi anggaran, pembentukan perda,  dan pengawasan, " pungkas suami dari Afridawani mengakhiri sambutannya.
 
Dalam paparan makalahnya Eni Amaliah mengatakan, bahwa membaca dan menulis (literasi) merupakan salah satu aktifitas penting dalam hidup. Menurut dosen Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung ini, sebagian besar proses pendidikan bergantung pada kemampuan dan kesadaran literasi. Eni juga menyarankan agar membaca dan menulis harus dilakukan secara bersama-sama. "Jadi, bukan yang selalu banyak dikatakan orang bahwa minat baca masyarakat Indonesia rendah. Namun, perlu kita cermati dan tindaklanjuti adalah apa sesungguhnya yang menjadi penyebab hal itu," pungkasnya.
 
Lebih lanjut Eni mengatakan, bahwa meskipun istilah literasi sudah dipakai secara umum pada puluhan tahun yang lalu, tapi masih banyak masyarakat, guru, dan siswa yang belum mengetahui apa itu literasi.
 
Peresmian Rumah Baca Al-Barokah dihadiri oleh Ketua Forum Literasi provinsi Lampung Eni Amaliyah, tim Forum Literasi Lampung Nurul Huda, Mila. Kemudian Ketua DPD PKS Tubaba Kuncoro Mulyono, Ketua LPA Tubaba Elia Sunarto, Kepalo Tiyuh Candramukti Marsudi Hasan, penulis Buku Dul Pecut Sulistyohadi, pimpinan penerbit Litera Anton, para dewan guru SDIT Madani, para Pengajar Tubaba Cerdas, Ketua DPC PKS Tumijajar Paiman, Ketua DPC PKS Tuba Tengah Cecep Cahyadi, dan tamu undangan lainnya.
 
Acara diakhiri dengan donasi buku dari Forum Literasi provinsi Lampung dan dari aktivis Literasi Tubaba Wawan Herdianto kepada Griya Baca Al-Barokah yang diterima langsung oleh Githo, S.Pd.I., M.M, selaku pendiri Griya Baca Al-Barokah.
FPKS: Agama dan Politik Saling Menguatkan
Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini
Jakarta (29/3) – Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini menilai hubungan Agama dan Politik justru bisa saling menguatkan. Hal ini disampaikan Jazuli dalam menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo yang meminta masyarakat agar bisa memisahkan Agama dengan Politik beberapa waktu silam.

"Agama apapun mengajarkan nilai etika dan moralitas, justru agama menjaga agar politik tetap beretika. Tanpa agama politik kehilangan basis moralitas," kata Jazuli.

Di sisi lain, lanjut Jazuli, keberpihakan politik terhadap implementasi nilai-nilai luhur agama dalam bernegara dengan sendirinya menjaga agama sebagai suluh bagi kehidupan. Agar agama tetap memainkan peran vital dalam pembangunan bangsa.

"Bukankah itu (agama) yang menjadi ruh dan nafas kebangsaan kita? Kemerdekaan Indonesia, dideklarasikan oleh pendiri bangsa, dalam pembukaan UUD, sebagai berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa, sila pertama Pancasila berbunyi Ketuhanan Yang Maha Esa, dan Konstitusi menjamin kemerdekaan beragama tiap-tiap penduduk," terang Alumni Fakultas Syariah Jurusan Hukum dan Perbandingan Madzhab LIPIA Jakarta ini.

Di sana, lanjut Anggota Komisi I ini, terekam dengan jelas betapa sejarah yang melandasi kemerdekaan Indonesia dijiwai oleh semangat agama, keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan dimotivasi oleh semangat jihad fi sabilillah.

"Perjuangan Indonesia merdeka itu dulu dilandasi dan dibingkai oleh semangat agama, jihad fi sabilillah. Bung Tomo dengan pekik takbirnya, KH Hasyim Asy'ari dengan resolusi jihadnya, termasuk laskar-laskar santri dengan semangat jihadnya," tegas Anggota Majelis Pertimbangan Partai (MPP) DPP PKS ini.

Dengan demikian, tegas Jazuli, agama tidak bisa dipisahkan dari semangat patriotisme bangsa dalam seluruh aspeknya termasuk di ranah politik. Jazuli menilai gagasan memisahkan agama dan politik secara ekstrim justru kontraproduktif dan tidak sejalan dengan semangat kebangsaan.

"Jangan sampai pemisahan tersebut mengarah pada paham sekularisme, padahal kita bukan negara sekuler. Meski kita juga bukan negara agama, dalam arti hanya ada satu agama negara. Tapi sejalan dengan dasar negara dan konstitusi, kita adalah negara relijius, yang mengamalkan nilai-nilai luhur ajaran agama dalam berbagai sendi kebangsaan termasuk dalam politik," pungkas Jazuli.
PKS Komitmen Awasi Pemerintahan dari Luar
Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman memberikan arahan dalam Bimbingan Teknis anggota dewan PKS se-Kalimantan di Yogyakarta, Rabu (29/3/2017) (Hilal/PKS Foto)
YOGYAKARTA (30/3) -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan posisi sebagai partai di luar pemerintahan Joko Widodo. PKS akan melakukan pengawasan lebih baik kepada pemerintahan melalui jalur legislatif.

Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menegaskan hal tersebut dalam Bimbingan Teknis anggota dewan PKS se-Kalimantan di Yogyakarta, Rabu (29/3/2017) malam.

Pria yang akrab disapa MSI ini menegaskan dalam kancah politik nasional PKS tetap berada di luar. PKS akan terus mengawasi pemerintahan dari luar. "Oleh karena itu kita harus memberikan pengawasan yang lebih baik atas pemerintahan sekarang," ajaknya.

Secara nasional, MSI menyebut elektabilitas PKS cenderung meningkat jika menilik hasil survei terakhir. Hal ini tak lepas dari posisi PKS yang mengusung calon gubernur di Pilkada DKI Jakarta yang berhadapan dengan petahana yang didukung pemerintah pusat. "InsyaAllah kita akan bergerak menuju partai papan atas dengan perolehan diatas 10 persen," ujar MSI.

Secara khusus kepada anggota dewan asal Kalimantan, MSI berpesan agar aleg PKS di Kalimantan bisa memenangkan hati rakyat Kalimantan. "Khusus Kalimantan, saya ingin PKS memiliki Kalimantan. Tidak hanya di Jabar dan sebagian Sumatera," Pungkas MSI.
Aleg PKS Mesti Penuhi Ekspektasi Masyarakat
Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman saat memberikan arahan kepada anggota dewan PKS se-Kalimantan di Yogyakarta, Rabu (29/3/2017) (Hilal/PKS Foto)
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan posisi sebagai partai di luar pemerintahan Joko Widodo. PKS akan melakukan pengawasan lebih baik kepada pemerintahan melalui jalur legislatif.
Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menegaskan hal tersebut dalam Bimbingan Teknis anggota dewan PKS se-Kalimantan di Yogyakarta, Rabu (29/3/2017) malam.

Pria yang akrab disapa MSI ini menegaskan dalam kancah politik nasional PKS tetap berada di luar. PKS akan terus mengawasi pemerintahan dari luar. "Oleh karena itu kita harus memberikan pengawasan yang lebih baik atas pemerintahan sekarang," ajaknya.

Secara nasional, MSI menyebut elektabilitas PKS cenderung meningkat jika menilik hasil survei terakhir. Hal ini tak lepas dari posisi PKS yang mengusung calon gubernur di Pilkada DKI Jakarta yang berhadapan dengan petahana yang didukung pemerintah pusat. "InsyaAllah kita akan bergerak menuju partai papan atas dengan perolehan diatas 10 persen," ujar MSI.

Secara khusus kepada anggota dewan asal Kalimantan, MSI berpesan agar aleg PKS di Kalimantan bisa memenangkan hati rakyat Kalimantan. "Khusus Kalimantan, saya ingin PKS memiliki Kalimantan. Tidak hanya di Jabar dan sebagian Sumatera," Pungkas MSI.
Lawan Hoaks, PKS Lampung Lakukan Gerakan Lapah Ngebagi Sai Helau
eserta sekolah digital di Kantor DPD PKS Tanggamus.
Makin marak dan beragamnya konten informasi yang tak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya atau hoax information, tentu memerlukan langkah-langkah strategis dan sistemik untuk menghadang persebarannya.

Demikian pula Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Lampung, lewat gerakan Lapah Ngebagi Sai Helau atau ayo berbagi yang baik, berupaya menangkal persebaran informasi hoaks dengan mendorong kader dan konstituen PKS lebih memilih untuk membagikan informasi yang baik dan bermanfaat.

“Situasi hari ini memang cukup menyulitkan dalam mengupayakan screening informasi, mana yang valid atau benar dan mana yang tidak. Namun, dengan gerakan Lapah Ngebagi Sai Helau kami harapkan seluruh kader dan konstituen saling terintegrasi dalam menghadirkan informasi yang baik dan bermanfaat,” kata Wakil Ketua PKS Lampung, Akhmadi Sumaryanto dalam sambutan Pembukaan Sekolah Digital PKS Tanggamus, di Aula Serumpun Padi, Selasa (28/3).

Secara filosofis, kenapa PKS Lampung memilih gerakan Lapah Ngebagi Sai Helau adalah bahwa mendapatkan sekaligus mendistribusikan informasi harus benar-benar dipastikan baik.

“Baik dan bermanfaat, baik bagi diri si pendistribusi maupun baik dan bermanfaat bagi si penerima informasi,” kata Sekretaris Fraksi PKS Lampung.

Selain meresmikan gerakan Lapah Ngebagi Sai Helau dalam agenda Sekolah Digital, PKS Lampung juga berbagi pengetahuan dalam dunia jurnalistik dan fotografi.

Menurut Yuna, salah satu peserta Sekolah Digital PKS Tanggamus, dirinya sangat antusias dengan apa yang dilakukan oleh PKS.

“Acara ini sangat bermanfaat, bisa ngerti bagaimana memposting konten yang baik dan bermanfaat. Juga terimakasih sudah dapat kaos dari paniti,” pungas Yuna. (*)
Ketua DPW PKS Lampung Ahmad Mufti Salim Buka-Bukaan Soal Kader
Ketua DPW PKS Lampung Ahmad Mufti Salim
Ketua DPW PKS Lampung Ahmad Mufti Salim buka-bukaan kepada jejamo.com perihal kadernya. Kata Mufti, ia bukan tipikal pemimpin yang suka menyuruh. Ia malah suka kader yang proaktif dan punya potensi untuk dimunculkan dan bermanfaat untuk khalayak.

“Saya enggak mau nyuruh-nyuruh, memaksa, atau yang seperti itu. Saya justru mendorong kader bergerak sesuai dengan potensi mereka. Mereka bebas berkreasi sepanjang itu bermanfaat,” kata Mufti Salim, Minggu, 26/3/2017.

Mufti Salim menuturkan, banyak kadernya yang punya kemampuan memimpin, memotivasi, bisnis, dan sebagainya. Ia senang jika potensi itu dimaksimalkan untuk kebaikan pribadi kader, keluarga, dan orang  banyak.

“Ada yang punya semacam konusltan politik, punya lembaga training motivasi, bisnis dan sebagainya. Silakan saja beraktualisasi diri. Saya senang kader yang demikian. Enggak usah saya suruh-suruh sudah paham kerja masing-masing, termasuk tanggung jawab di partai,” ujarnya.

Dalam konteks politik, ia juga mempersilakan kader bergerak sesuai dengan kemampuannya. Bahkan, ia mendorong kader yang punya minat berkiprah dalam pilkada untuk menjadi kepala daerah atau wakil kepala daerah. Termasuk membangun komunikasi politik dengan entitas politik lain.

“Namun, jika sudah berada dalam ranah kepartaian, semua mesti mengikuti aturan yang ada. Apalagi saya sebagai ketua DPW, punya kewenangan untuk mengelola. Di luar itu, silakan untuk mengaktualisasikan diri,” ujar anggota DPRD Lampung itu.

Ia juga mendorong kader-kader muda untuk berani muncul dan unjuk kemampuan sehingga mengambil simpati publik.

“Saya senang kalau ada yang mau jadi bupati Tanggamus, bupati Lampung Utara, atau wakil bupati. Dua daerah itu kan pilkada juga bareng dengan Pilgub. Silakan saja, itulah esensi dari pendidikan dan kaderisasi politik,” katanya.

PKS Lampung sendiri dalam tahapan membangun komunikasi politik dengan partai dan politikus lain jelang Pilgub tahun depan.

Sumber : http://www.jejamo.com
Presiden PKS Prioritaskan Tiga Kader di Pilgub Jateng
Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Mohamad Sohibul Iman
Ungaran (27/3) – Meski baru akan digelar pada tahun 2018, peta politik di Jawa Tengah terus menghangat. Terbaru, sepekan usai menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil), Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohammad Sohibul Iman menyebut tiga nama kader internalnya di Pemilihan Gubernur Jateng 2018.

Mohamad Sohibul Iman di sela agenda Sekolah Kepemimpinan Partai (SKP) Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS, Sabtu (25/3/2017) di Ungaran, Jateng mengatakan pihaknya memprioritaskan tiga kader internal untuk ikut berkompetisi dan memenangkan Pilgub Jateng 2018 mendatang, baik sebagai calon gubernur maupun calon wakil gubernur.

“Ada Ketua Komisi I DPR RI Dr Abdul Kharis Al Masyhari, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Drs Abdul Fikri Faqih, MM dan juga ada Wakil Ketua DPRD Jateng Ahmadi SE, kami minta untuk membangun komunikasi dengan para calon, namun tidak menutup adanya calon lain,” ujarnya.

Secara umum, Sohibul Iman mengatakan bahwa tahapan Pilgub Jateng akan terus diikuti, dan dirinya berharap seluruh kader-kader PKS juga untuk siap menjadi pemimpin di daerahnya masing - masing.

Mantan Rektor Universitas Paramadina ini mengatakan menjadi kepala daerah merupakan salah satu bentuk pelayanan konkrit yang diberikan PKS untuk masyarakat. "Kalau kader PKS bisa menjadi seorang kepala daerah, maka pelayanan untuk masyarakat menjadi sesuatu hal yang mungkin. Sudah banyak yang membuktikan, teman - teman kader yang menjadi kepala daerah memiliki prestasi,” jelasnya.

Dia mengatakan bahwa jika kader yang menjadi kepala daerah maka pintu pengabdian untuk masyarakat terbuka lebih lebar. Oleh karena itu Ia mengajak kader PKS untuk siap menjadi pemimpin di daerah.

Saat ini, ada tiga kader internal PKS yang menjadi Kepala Daerah di wilayah Jateng, yakni Muhammad Haris (Wakil Wali Kota Salatiga), Dedy Endriyatno (Wakil Bupati Sragen) dan juga Rohadi Widodo (Wakil Bupati Karanganyar).

Tahapan pilgub akan dimulai pada Agustus/September 2017. Pencoblosan dilakukan pada Juni 2018, berbarengan dengan pilkada di tujuh kabupaten/kota, yakni Karanganyar, Temanggung, Banyumas, Kudus, Kabupaten Magelang, Kabupaten Tegal, dan Kota Tegal.

Sesuai UU Nomor 10 Tahun 2016 sebagai Perubahan Kedua atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur/Bupati/ Wali Kota, aturan main pilgub sama dengan Pilkada 2017. Pasangan calon dapat diusung oleh parpol yang memiliki 20 persen kursi di DPRD Jateng atau meraup suara 25 persen suara sah Pileg DPRD Jateng 2014.
Kuncoro Mulyono: Pengurus dan Kader PKS Tubaba Harus Totalitas
Kuncoro Mulyono, S.T., Ketua Umum DPD PKS Tulang Bawang Barat
Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Tulang Bawang Barat mengadakan sosialisasi hasil Rakorwil PKS yang telah dilaksanakan 14-15 maret 2017. Kegiatan yang dihadiri oleh Pengurus DPD dan Kader PKS se Tulang Bawang Barat ini di laksanakan di Aula DPD PKS tulang Bawang Barat, Minggu 26 Maret 2017.

Ketua Umum DPD PKS Tulang Barat Kuncoro Mulyono, S.T dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan rencana program strategis yang akan dilaksanakan tahun 2017 oleh struktur dan kader PKS Tulang Bawang Barat. “Program tersebut sudah didesain dari pusat hingga di daerah, untuk menggerakan struktur dan kader PKS dalam upaya mengokohkan pelayanan dan berkhidmat untuk masyarakat Tulang Bawang Barat,” jelas Ketua DPD PKS Tubaba, Kuncoro Mulyono, S.T.

“Pengurus dan kader harus totalitas dalam melaksanaan program, semua anggota harus melaksanakan peran nya masing masing secara all out untuk membesarkan partai dan berkhidmat untuk masyarakat.” Lanjutnya.

Acara yang berlangsung di Aula DPD PKS Tubaba ini diisi dengan pemaparan program-program hasil Rakorwil dari masing masing bidang. Hadir dalam kegiatan ini Anggota DPRD Tulang Bawang Barat dari PKS Githo, S.Pd.I., M.M dan Ketua-ketua Bidang DPD PKS Tulang Bawang Barat
Jazuli Kerahkan Seluruh Aleg FPKS se-Indonesia Menangkan Anies-Sandi
Jakarta (24/3) – Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini mengerahkan seluruh anggota legislatif Fraksi PKS DPR RI, mulai dari level pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota untuk memenangkan paslon Anies-Sandi di Pilgub DKI Jakarta putaran kedua 19 April 2017 mendatang.

“Atas nama pimpinan Fraksi PKS tingkat pusat, saya mengajak kita semua, yang berjumlah sekitar 1.250 orang, untuk bekerja keras memenangkan dan mendukung Anies-Sandi di putaran kedua,” jelas Jazuli di Jakarta, Kamis (23/3).

Menurut Jazuli, bentuk pengerahan anggota Fraksi PKS ini dilakukan dengan beragam cara, mulai dari tenaga, jaringan, hingga dana (iuran).

“Yang ada di pusat tentu kita sudah memutuskan untuk iuran minimal 5 juta rupiah, jika maksimal harus disesuaikan dengan peraturan perundang-undangan. Untuk yang berada di provinsi dan di kabupaten/kota, kita minta kontribusi, kalau ada iuran alhamdulillah, kalau tidak ada bisa jaringan atau kedekatan hubungan personal, dalam bentuk kedekatan keluarga maupun komunitas,” jelas wakil rakyat PKS dari Daerah Pemilihan Banten Raya ini.

Misalnya, contoh Jazuli, dari daerah Jawa tengah ada komunitas warteg yang ada di Jakarta. Pun halnya dari daerah-daerah lain, seperti Aceh, Sumatera Barat, dan sebagainya.

“Kita berharap seluruh komunitas itu bisa diakses oleh seluruh anggota Fraksi PKS dari daerah pemilihannya masing-masing, untuk didorong kemenangan pilgub Jakarta,” tegas Anggota Majelis Pertimbangan Partai (MPP) DPP PKS ini.

Jazuli sangat serius mendukung kemenangan Anies-Sandi ini, sebab Jakarta menjadi barometer dunia dalam melihat Indonesia, baik sebagai ibukota pemerintahan maupun pusat bisnis (metropolitan).

“Sekaligus, kita ingin jadi percontohan, jika koalisi PKS dan Gerindra ini menang, DKI akan menjadi kota yang paling ideal sesuai visi misinya, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, yaitu Maju Kotanya Bahagia Warganya,” tegas Doktor Manajemen ini.

Sebagai langkah untuk mengelola kerja-kerja di lapangan, Fraksi PKS, tegas Jazuli, telah membentuk ‘Desk Pilkada’ yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI, Aboe Bakar Alhabsyi. “

“Mudah-mudahan kita rebut kemenangan ini atas pertolongan Alloh, tentu kita tidak boleh lupa, di lauhul mahfudz sudah tertulis kemenangan dari Alloh. Semoga kemenangan ini untuk menjaga nilai dan moralitas, untuk menjaga warganya yang adil juga sejahtera,” tutup Jazuli.